Quote? Not Quote?

"It's love. Yes all we're looking for is love from someone else."
-Emma Stone, La La Land

Today in History

Selamat Pagi, Siang, Petang, Malam!

Saya namanya Ramadhan Putera Djaffri. Sekarang bekerja di Samuel Aset Manajemen. Sebelumnya berkuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, menempuh pendidikan IPS di SMA Labschool Kebayoran, pulang-pergi naik sepeda saat bersekolah di SMP Al-Azhar 8 Kemang Pratama, seorang anak jemputan saat belajar di SD Bani Saleh 1, dan pernah dihajar rantai sepeda motor saat menghabiskan masa balita di TK Mini Pak Kasur.

Segala tulisan di Volgorian Cabalsette ini seharusnya sih hasil kreasi saya, kecuali yang saya sebutkan sumber lainnya. Karena itu saya harap Anda juga bisa menghormati dan selalu meminta izin atau setidaknya memberi saya kredit tiap kali mengutip. Ayo hindari plagiarisme sejak mula!

Soal sejarahnya sendiri, yang bisa saya ingat ada tiga semboyan Volgorian Cabalsette hingga kini. Pertama adalah "The Safest Place On Earth" yang sekarang jadi milik Volgorian Nopales. Kedua adalah "Berpikir Subjektif Tidak Membantu", yang kemudian berevolusi menjadi "Pemikiran, Ucapan, Tindakan" karena menurut saya tanpa aksi tidak ada realisasi.

Pun setelah sekian lama menggunakan semboyan ketiga, nampaknya saya harus kembali kepada semboyan kedua, karena lebih orisinil dan lebih saya. Terlebih lagi setelah semboyan itu sempat disebut-sebut kembali oleh rekan seperti Mirza dan Aditya.

Lainnya, saya akan sangat bahagia jika Anda memberi donasi uang kepada saya. Tidak bersedia? Kalau sekadar kesan, pesan, komentar, keluhan, cacian, dan makian mau kan? Tidak perlu banyak, saya hanya ingin tahu apakah memang ada yang membaca.

Terima kasih telah berkunjung. Nikmati dunia saya!

Thursday, October 9, 2008

Menjiwai Peran Orang Gila

Peran orang gila itu bisa dibilang peran yang terpaksa dimainkan karena tidak ada lagi yang tersisa, ataupun tidak ada lagi yang cukup menarik.

Nilai Anda buruk? Cobalah menjadi orang gila. Kekasih Anda dibawa pergi? Cobalah menjadi orang gila. CD kesukaan Anda raib? Cobalah menjadi orang gila. Ketika apapun yang dapat membuat Anda menjadi histeris terjadi, cobalah menjadi orang gila. Karena posisi orang gila selalu lowong, selalu kosong.

Pertanyaannya, kenapa? Karena orang gila itu tidak lazim dan termasuk penyimpangan. Karena orang gila itu akan susah mendapat pasangan. Karena orang gila itu hidup di jalanan.

Tetapi, kenapa tidak? Orang gila hidup dengan penuh kebebasan. Orang gila dapat membunuh orang dan lepas dari hukuman. Orang gila itu adalah pusat perhatian.

Saya telah menjiwai peran orang gila beberapa kali dan rasanya cukup menyenangkan. Orang lain akan tertawa dan mencibir, tapi kenapa tidak? Lebih baik dihina daripada histeris karena hidup. Benarkah? Tentu saja tidak begitu saja.

Apa saya mengerti uraian di atas? Sedikit ya dan banyak tidak. Karena saya sedang menjiwai peran orang gila.

Bila Anda tertawa, selamat, Anda sudah berjalan selangkah menuju dunia gila. Selamat datang kegilaan dan kesenangan semata.
Bila Anda berpikir saya aneh, selamat, Anda masih hidup di dunia nyata. Oh, tapi Anda kehilangan beberapa kesenangan.

Anda mengerti kan? Atau tidak?


Cheers.

2 comments:

dede said...

ngerti mas ramaaa. haha (eh gue nge link blog lo di gue ya)

ramadije said...

makasih nda. :)

 
Creative Commons License
Volgorian Cabalsette by Ramadhan Putera Djaffri is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License.