Quote? Not Quote?

"It's love. Yes all we're looking for is love from someone else."
-Emma Stone, La La Land

Today in History

Selamat Pagi, Siang, Petang, Malam!

Saya namanya Ramadhan Putera Djaffri. Sekarang bekerja di Samuel Aset Manajemen. Sebelumnya berkuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, menempuh pendidikan IPS di SMA Labschool Kebayoran, pulang-pergi naik sepeda saat bersekolah di SMP Al-Azhar 8 Kemang Pratama, seorang anak jemputan saat belajar di SD Bani Saleh 1, dan pernah dihajar rantai sepeda motor saat menghabiskan masa balita di TK Mini Pak Kasur.

Segala tulisan di Volgorian Cabalsette ini seharusnya sih hasil kreasi saya, kecuali yang saya sebutkan sumber lainnya. Karena itu saya harap Anda juga bisa menghormati dan selalu meminta izin atau setidaknya memberi saya kredit tiap kali mengutip. Ayo hindari plagiarisme sejak mula!

Soal sejarahnya sendiri, yang bisa saya ingat ada tiga semboyan Volgorian Cabalsette hingga kini. Pertama adalah "The Safest Place On Earth" yang sekarang jadi milik Volgorian Nopales. Kedua adalah "Berpikir Subjektif Tidak Membantu", yang kemudian berevolusi menjadi "Pemikiran, Ucapan, Tindakan" karena menurut saya tanpa aksi tidak ada realisasi.

Pun setelah sekian lama menggunakan semboyan ketiga, nampaknya saya harus kembali kepada semboyan kedua, karena lebih orisinil dan lebih saya. Terlebih lagi setelah semboyan itu sempat disebut-sebut kembali oleh rekan seperti Mirza dan Aditya.

Lainnya, saya akan sangat bahagia jika Anda memberi donasi uang kepada saya. Tidak bersedia? Kalau sekadar kesan, pesan, komentar, keluhan, cacian, dan makian mau kan? Tidak perlu banyak, saya hanya ingin tahu apakah memang ada yang membaca.

Terima kasih telah berkunjung. Nikmati dunia saya!

Thursday, February 12, 2009

Welcome Valentine!

Hari Valentine adalah sebuah propaganda pabrik coklat beserta para distributornya. Itu saja inti tulisan saya kali ini. Berdasarkan data dari sumber yang dapat dipercaya keuntungan penjualan coklat menjelang valentine meningkat sebanyak 50% sampai 60%. Ada fakta lain yang lebih menggemparkan, 1/3 dari remaja perempuan Thailand berpikir untuk bahwa hari valentine adalah waktu yang sempurna untuk melepas keperawanan mereka! Sungguh hari yang penuh maksiat dan akal bulus.

Mungkin dengan penjabaran di atas saya terdengar seperti orang yang iri hati karena hanya bisa menikmati hari valentine mendatang seorang diri. Namun sebenarnya tidak juga, karena saya tidak pernah melewati hari valentine dengan seorang kekasih. Pacar pertama saya tidak berada di samping saya ketika itu, memang karena saya juga tidak merencanakan apa-apa. Pacar kedua saya memang memberikan coklat yang sangat enak walaupun mungkin di mata Anda sederhana saja, namun itu sebelum kami bersama. Saya baru menyatakan perasaan saya 6 hari setelah tanggal 14, maka dari itu tidak bisa dikatakan bahwa saya didampingi. Jadi saya rasa Anda tidak punya hak untuk mengatakan bahwa saya seorang yang iri hati.

Alasan lainnya, saya tidak akan sendirian hari itu. InsyaAllah saya akan menghadiri acara workshop parkour di STMIK Swadharma. Walaupun nampaknya saya akan tampak blo’on pada acara itu karena saya tidak kenal siapa-siapa(tepatnya tidak dikenal oleh siapa-siapa) selain rekan parkour dari SMA Labsky juga: Gilang, Fadhil, Wibi, dan Wanna; namun tidak mengapa. Setidaknya saya tidak menjadi laki-laki mesum yang berduka di rumah sambil membuka situs porno karena tidak punya seorang kekasih untuk merayakan hari valentine. Happy valentine!

  

 

Cheer, mate.

2 comments:

Anangga Gunawan said...

hari valentine.. menurut gue sih, hari valentine itu adalah tanggal dimana saya dilahirkan di muka bumi ini.. hahahaha

dijelennon said...

iye,happy birthday ngga!

anyway gue ga jadi ke workshop parkour

 
Creative Commons License
Volgorian Cabalsette by Ramadhan Putera Djaffri is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License.