Quote? Not Quote?

"It's love. Yes all we're looking for is love from someone else."
-Emma Stone, La La Land

Today in History

Selamat Pagi, Siang, Petang, Malam!

Saya namanya Ramadhan Putera Djaffri. Sekarang bekerja di Samuel Aset Manajemen. Sebelumnya berkuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, menempuh pendidikan IPS di SMA Labschool Kebayoran, pulang-pergi naik sepeda saat bersekolah di SMP Al-Azhar 8 Kemang Pratama, seorang anak jemputan saat belajar di SD Bani Saleh 1, dan pernah dihajar rantai sepeda motor saat menghabiskan masa balita di TK Mini Pak Kasur.

Segala tulisan di Volgorian Cabalsette ini seharusnya sih hasil kreasi saya, kecuali yang saya sebutkan sumber lainnya. Karena itu saya harap Anda juga bisa menghormati dan selalu meminta izin atau setidaknya memberi saya kredit tiap kali mengutip. Ayo hindari plagiarisme sejak mula!

Soal sejarahnya sendiri, yang bisa saya ingat ada tiga semboyan Volgorian Cabalsette hingga kini. Pertama adalah "The Safest Place On Earth" yang sekarang jadi milik Volgorian Nopales. Kedua adalah "Berpikir Subjektif Tidak Membantu", yang kemudian berevolusi menjadi "Pemikiran, Ucapan, Tindakan" karena menurut saya tanpa aksi tidak ada realisasi.

Pun setelah sekian lama menggunakan semboyan ketiga, nampaknya saya harus kembali kepada semboyan kedua, karena lebih orisinil dan lebih saya. Terlebih lagi setelah semboyan itu sempat disebut-sebut kembali oleh rekan seperti Mirza dan Aditya.

Lainnya, saya akan sangat bahagia jika Anda memberi donasi uang kepada saya. Tidak bersedia? Kalau sekadar kesan, pesan, komentar, keluhan, cacian, dan makian mau kan? Tidak perlu banyak, saya hanya ingin tahu apakah memang ada yang membaca.

Terima kasih telah berkunjung. Nikmati dunia saya!

Tuesday, March 24, 2009

Earth Hour, or not?

Mari ramaikan(atau lebih tepatnya 'dukung', karena tanpa listrik yang ada hanya kesunyian dan ketenangan) Earth Hour! Earth Hour ini diadakan pada 28 Desember 2009 mulai pukul 20.30 selama 1 jam ke depannya. Yang perlu dilakukan hanya mematikan listrik(atau hanya lampu? coba cek link yang saya berikan!) selama acara berlangsung. Sebuah kegiatan yang sederhana dan bisa dilakukan oleh setiap-setiap dari kita. Tujuannya pun cukup mulia, memberikan penghargaan atas apa yang telah bumi berikan kepada kita selama ini. Jadi, kenapa tidak?

Atau agar topik ini menjadi lebih menarik, kenapa iya?

Entah kenapa saya kurang mendukung acara yang dikategorikan ke dalam jalur mainstream, walaupun pada akhirnya saya ikut berpartisipasi di dalamnya juga. Bukan tidak konsisten, saya hanya suka mempengaruhi orang lain, dan juga diri saya sendiri, dengan teori-teori absurd sehingga kita menentang sebuah program. Karena itu saya mencoba menghasut Anda mengkaitkan fenomena Earth Hour ini dengan teori konspirasi Valentine's Day. Selayaknya bahwa Valentine's Day adalah propaganda pabrik coklat, Earth Hour adalah propaganda pabrik lilin. Ketika Anda mematikan lampu, Anda tidak dapat melihat apa-apa kecuali kegelapan pekat. Untuk mengatasinya, Anda akan menggunakan lilin.
Ada juga kasus seorang remaja yang mengalami dilema karena hari ulang tahunnya bertepatan dengan hari dilaksanakannya program Earth Hour. Dan saya sudah bisa pastikan ada saja yang memberikan solusi berupa acara ulang tahun bertaburkan cahaya lilin, which makes those people on the candles factory richer and richer.
Belum lagi biasanya banyak orang yang akan berkumpul di Bundaran HI pada acara-acara semacam ini. Karena saya dengar HI dan gedung di sekitar sana akan mematikan lampu juga, saya yakin 1 orang akan setidaknya membawa 1 lilin untuk merayakannya. Again, hal seperti ini akan memberikan keuntungan besar-besaran bagi pabrik lilin.

Namun setelah dipikir lagi perjuangan saya dalam menentang Earth Hour will not worth it. Hanya orang-orang egois yang tidak mau mematikan lampu(atau listrik? whatever lah)nya selama 60 menit. Saya sendiri akan berada di luar rumah saat itu, jadi saya tidak peduli. Saya pasti mematikan listrik - atau setidaknya lampu - rumah saya. Lalu apa salahnya bila pabrik lilin untung? Mereka akan membayar pajak pada negara, yang semoga, akan digunakan negara untuk membayar utang luar negri. Alasan lain, ini adalah sebuah program baru. Belum banyak trivia-trivia aneh yang bisa menjatuhkan pamor program ini (misalnya saja terjadi 10 pembunuhan di setiap negara ketika Earth Hour berlangsung). Karena itu harus saya akui saya kehabisan argumen.

So, HAPPY EARTH HOUR! Turn off your goddamn lamps and any electric appliances for only ONE hour on March 28 2009, starts from 08:30 PM.


*anyway, 08:30 PM is for my place's time zone. There should be different times on each country to make this earth completely dark, right?







Cheers, mate.

2 comments:

Fathman said...

lo tar matiin lampu gak je?

dijelennon said...

lampu yang ga gue pake aja. lagian gue lagi ga di rumah juga pas Earth Hour.

 
Creative Commons License
Volgorian Cabalsette by Ramadhan Putera Djaffri is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License.