Quote? Not Quote?

"It's love. Yes all we're looking for is love from someone else."
-Emma Stone, La La Land

Today in History

Selamat Pagi, Siang, Petang, Malam!

Saya namanya Ramadhan Putera Djaffri. Sekarang bekerja di Samuel Aset Manajemen. Sebelumnya berkuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, menempuh pendidikan IPS di SMA Labschool Kebayoran, pulang-pergi naik sepeda saat bersekolah di SMP Al-Azhar 8 Kemang Pratama, seorang anak jemputan saat belajar di SD Bani Saleh 1, dan pernah dihajar rantai sepeda motor saat menghabiskan masa balita di TK Mini Pak Kasur.

Segala tulisan di Volgorian Cabalsette ini seharusnya sih hasil kreasi saya, kecuali yang saya sebutkan sumber lainnya. Karena itu saya harap Anda juga bisa menghormati dan selalu meminta izin atau setidaknya memberi saya kredit tiap kali mengutip. Ayo hindari plagiarisme sejak mula!

Soal sejarahnya sendiri, yang bisa saya ingat ada tiga semboyan Volgorian Cabalsette hingga kini. Pertama adalah "The Safest Place On Earth" yang sekarang jadi milik Volgorian Nopales. Kedua adalah "Berpikir Subjektif Tidak Membantu", yang kemudian berevolusi menjadi "Pemikiran, Ucapan, Tindakan" karena menurut saya tanpa aksi tidak ada realisasi.

Pun setelah sekian lama menggunakan semboyan ketiga, nampaknya saya harus kembali kepada semboyan kedua, karena lebih orisinil dan lebih saya. Terlebih lagi setelah semboyan itu sempat disebut-sebut kembali oleh rekan seperti Mirza dan Aditya.

Lainnya, saya akan sangat bahagia jika Anda memberi donasi uang kepada saya. Tidak bersedia? Kalau sekadar kesan, pesan, komentar, keluhan, cacian, dan makian mau kan? Tidak perlu banyak, saya hanya ingin tahu apakah memang ada yang membaca.

Terima kasih telah berkunjung. Nikmati dunia saya!

Monday, May 11, 2009

Segmented

Karena hari sudah larut malam, saya akan menulis inti dari tulisan saya kali ini terlebih dahulu:

Kunjungi VAMPIBOTS untuk review-review paling ciamik masa kini.

Sekarang, karena saya masih punya sedikit tenaga, dan jari jemari saya belum mati rasa, saya akan bercerita sedikit dahulu mengenai segmentasi. Menurut akal saya, arti dari segmentasi adalah pengelompokan. Sesuatu yang segmented adalah yang terkelompok. Contoh paling bagus, dan mungkin memang satu-satunya di Indonesia, adalah Metro TV. Stasiun televisi lokal tersebut dengan konsisten menyajikan berita dan beberapa program sejenis selama hampir 9 tahun, tanpa lelah tanpa henti. Tanpa sedikit pun berniat menyajikan sinetron kacangan yang notabene memang menyedot banyak pemirsa. Yang saya tahu, pada periode awal diluncurkannya, Metro TV berjalan bukan hanya dengan merangkak, tapi mengesot. Bayangkan saja, rakyat Indonesia yang biasa hidup dengan hiburan dan berita simpang siur (baca:gosip) tiba-tiba disajikan sebuah saluran yang isinya berita melulu. Ingin muntah rasanya. Namun, seperti yang kita lihat sekarang, Metro TV telah menjelma menjadi stasiun televisi yang cukup dicari (terutama saat ada berita heboh yang wajib diketahui demi eksistensi) dan mempunyai pemirsa yang loyal. Karena apa? Karena Metro TV adalah stasiun televisi yang segmented. Mereka berani hanya bekerja di bidang berita, pertama kalinya di Indonesia!

Dan jika Anda bertanya kenapa saya menggunakan Metro TV sebagai contoh, jawabnya cukup 2 saja: 1.Swadesi, cintailah produk lokal, kata Mahatma Gandhi; 2.Akan susah mencari referensi untuk Al-Jazeera, CNN, BBC, Fox News, dan kawan-kawannya. Kalau ada yang mudah, jangan cari yang susah!

Sesuatu yang segmented itu mungkin bukan yang terbaik, tapi jelas yang paling hebat. Lihat Google! Lihat Wikipedia! Mungkin mereka tidak semakmur Yahoo! dalam hal materi (sejujurnya saya juga tidak tahu kebenaran akan hal ini, namun kalau saya salah artinya mereka yang segmented itu juga sekaligus yang terbaik!), tapi mereka yang paling hebat. Segmentasi!

Dan terakhir lihatlah Vampibots yang saya taruh link-nya di atas. Terdapat beberapa hal yang selain review pada Vampibots, tapi tidak mengapa. Setidaknya, seorang Fariz Razi mempunyai visi untuk menuju ke ujung corong yang sempit, sebuah segmentasi. Salut untuk mereka yang berani bersegmentasi! Bersulang!




Cheers, mate.

3 comments:

Dea said...

jadi pengen bersegmentasi... tp bingung mau fokus ngebahas ttg apa haha.

Pecch said...

gue segmentasi di bidang fashion mungkiiin?

Fariz Razi said...

waaw djaf, makasih udah dibantu promosi hahahaha

 
Creative Commons License
Volgorian Cabalsette by Ramadhan Putera Djaffri is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License.