Quote? Not Quote?

"It's love. Yes all we're looking for is love from someone else."
-Emma Stone, La La Land

Today in History

Selamat Pagi, Siang, Petang, Malam!

Saya namanya Ramadhan Putera Djaffri. Sekarang bekerja di Samuel Aset Manajemen. Sebelumnya berkuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, menempuh pendidikan IPS di SMA Labschool Kebayoran, pulang-pergi naik sepeda saat bersekolah di SMP Al-Azhar 8 Kemang Pratama, seorang anak jemputan saat belajar di SD Bani Saleh 1, dan pernah dihajar rantai sepeda motor saat menghabiskan masa balita di TK Mini Pak Kasur.

Segala tulisan di Volgorian Cabalsette ini seharusnya sih hasil kreasi saya, kecuali yang saya sebutkan sumber lainnya. Karena itu saya harap Anda juga bisa menghormati dan selalu meminta izin atau setidaknya memberi saya kredit tiap kali mengutip. Ayo hindari plagiarisme sejak mula!

Soal sejarahnya sendiri, yang bisa saya ingat ada tiga semboyan Volgorian Cabalsette hingga kini. Pertama adalah "The Safest Place On Earth" yang sekarang jadi milik Volgorian Nopales. Kedua adalah "Berpikir Subjektif Tidak Membantu", yang kemudian berevolusi menjadi "Pemikiran, Ucapan, Tindakan" karena menurut saya tanpa aksi tidak ada realisasi.

Pun setelah sekian lama menggunakan semboyan ketiga, nampaknya saya harus kembali kepada semboyan kedua, karena lebih orisinil dan lebih saya. Terlebih lagi setelah semboyan itu sempat disebut-sebut kembali oleh rekan seperti Mirza dan Aditya.

Lainnya, saya akan sangat bahagia jika Anda memberi donasi uang kepada saya. Tidak bersedia? Kalau sekadar kesan, pesan, komentar, keluhan, cacian, dan makian mau kan? Tidak perlu banyak, saya hanya ingin tahu apakah memang ada yang membaca.

Terima kasih telah berkunjung. Nikmati dunia saya!

Wednesday, October 20, 2010

Macbook 13"

Ini cerita untuk mereka yang masih tidak percaya kekuatan impian dan harapan.

Kembali ke April 2010 lalu, ketika saya hendak dibelikan sebuah Macbook oleh kedua orang tua. Setelah melewati berbagai perbandingan logis dan bukan egoistis - menolak Macbook Pro aluminium yang kokoh itu karena saya anggap over feature dan hanya buang uang misalnya - akhirnya pilihan jatuh pada Macbook 13" yang suara tuts keyboardnya ketika digunakan untuk mengetik secara barbar sangat saya cinta. Daripada buang waktu, langsung saja atur segala macam di tempat yang notabene dilengkapi dengan koneksi internet berkecepatan kuda pacuan.

Saya tidak ingat secara pasti apa nama dari isian yang harus dilengkapi, tapi kira-kira dua teratas - layaknya segala jenis isian authentication - adalah seperti berikut:

Name:
Company:

Saat itu saya sudah diterima di jurusan Manajemen di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada, tapi dengan sembari menyebut nama Allah saya dengan cepat malah menuliskan "Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia". Kurang ajar. Bukan kemungkinan lain dari hasil SIMAK mendatang yaitu FH UI atau FISIP UI (saya pilih Fiskal) dan bukan hasil yang sudah ada di depan mata yang adalah FEB UGM.

Ayah dan ibu saya yang melihat tingkah itu langsung tersenyum seolah merestui, tapi sekaligus terlihat menantang. Ada sedikit rasa takut sebelum menekan tombol submit/enter/OK/apapun itu yang saya tidak terlalu ingat untuk benar-benar mendaftarkan perangkat ini secara permanen, but in the end I dare to dream. Yang terjadi, terjadilah.

Sisanya hanya hari penuh cemas dan malam penuh harap. Now here I stand. Now, I dare you.




Cheers, mate. :)
 
Creative Commons License
Volgorian Cabalsette by Ramadhan Putera Djaffri is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivs 3.0 Unported License.