Topik umum di timeline kala itu mengenai IP dan segala yang bersangkutan dengannya. Bagaimana banyak mahasiswa baru polos yang entah tinggi hati atau sekadar bangga saja tanpa maksud apa-apa menyebarluaskan >3.80-nya di berbagai situs jejaring sosial. Bagaimana banyak mahasiswa baru yang sakit hati karena dosen lalim dan teman sendiri. Argumen bahwa IP yang tidak ada hubungan dengan kesuksesan. Lainnya, lelucon tentang IP maupun keadaan timeline itu sendiri. I tweeted some bold statements too, like, "My GPA ain't high. Won't say it won't affect my future, because it sure will. Fortunately, I don't live in the future."
Saya tidak bilang bahwa IP saya di bawah 3, tapi memang tidak cukup untuk gelar cum laude juga. Ada sedikit rasa sedih - walau kemudian berubah bangga dan turut bahagia - setiap mendengar IP cum laude dari orang-orang sekitar saya. Kenapa saya tidak bisa? Kenapa saya kurang mau? Then God intervened. George Grusin - a decent name for an iPod isn't it? - played me 'You Love To Sing'.
Sing, with your head up, with your eyes closed
Not because you love the song, because you love to sing
Because you love to sing
Out of nowhere, saya mendapat sebuah interpretasi baru dari lagu lama ini.
Apa jadi kalau makna tersembunyi dari "sing" itu adalah "life" as we know it? Hidup dengan bangga, dengan tegak kepala, dengan tutup mata tanda tenang hati. Hidup bukan cuma satu kala semata, bukan cuma saat IP empat koma atau baru dibelikan sepeda roda dua untuk pertama. Hidup bukan cuma satu titik sementara, bukan cuma saat ciuman pertama atau duduk bersama gadis idaman. Hidup itu segala waktu yang terlewati. Saat nenek atau anjing kita mati. Saat pacar dibawa lari. Saat IP tidak mencukupi.
Maka dari itu, hiduplah. Bukan karena hanya momen-momen indah yang pernah ada, tapi juga karena hidup itu sendiri adalah sebuah pengalaman manis yang terlalu sayang untuk dilewatkan. Karena hidup bukan sekadar bahagia belaka. Karena hidup adalah kita.
Mungkin niat awal kawan kita di Copeland tidak sejauh interpretasi saya, mungkin mereka cuma ingin membuat lagu tentang "sing" semata. That's just how I see it. I don't know about you, but I love my point of view.
Cheers, mate. :)


1 complains:
nice one djaff! kalo gw sih pada dasarnya merasa smester ini gw sangatlah efortless jd ip gw yg sekarang sudah melebihi ekspektasi :D
keep on fighting! and keep writing..
Post a Comment